Sebuah fakta ilmiah yang mengundang decak kagum saya membaca buku yang isinya merupakan hasil temuan mutakhir seorang ahli genetika Jepang, Kazuo Murakami PH. D. Buku tersebut adalah “The Divine Message of The DNA, Tuhan dalam Gen Kita”, diterbitkan oleh PT. Mizan Pustaka Bandung.
Di dalam meyakini sebuah takdir atau nasib, kepercayaan atas faktor keturunan atau heredity telah membentuk mind-frame (kerangka berpikir) kita bahwa segala sesuatu tidak dapat dirubah. Sebagai contoh, anak yang orang tuanya memiliki bakat di bidang musik, akan diberkahi kemampuan bermusik juga. Namun, pemikiran seperti ini sudah saatnya untuk dirubah karena hasil temuan mutakhir ahli genetika tersebut mendapati bahwa:
* Gen manusia tidak tetap, tetapi dapat berubah-ubah akibat dari berbagai faktor.
* Keturunan hanya mempengaruhi karakteristik dan kemampuan setiap individu.
* Walaupun sifat ini diwariskan secara genetis, gen dilengkapi suatu tombol nyala/padam yang dapat mengubah fungsi gen tersebut.
* Mekanisme nyala/padam kinerja gen ini dipicu oleh sikap mental.
* Dengan usaha yang ulet dan gigih, gen-gen dorman (tak aktif) yang bermanfaat dapat diaktifkan, sebaliknya gen-gen dorman yang merugikan dapat dikontrol dengan ketat. Sebagai contoh pula, olah raga teratur akan menyalakan/ mengaktifkan gen yang bermanfaat yang berakibat meningkatnya kekuatan otot dan kesehatan, dan akan mematikan/menon-aktifkan gen-gen yang merugikan kesehatan.
* Kebahagiaan, keceriaan, inspirasi, rasa syukur, dan doa, dan lain-lain yang berupa sikap dan perilaku positif akan mengaktifkan gen-gen yang bermanfaat. Sebaliknya sikap dan perilaku yang buruk akan mengaktifkan gen-gen yang merugikan.
* Berdasarkan hasil penelitian pula, lingkungan dan faktor-faktor eksternal lainnya dapat mengubah cara kerja gen kita.
* Lingkungan dan faktor eksternal itu tidak hanya berupa materi, namun juga berupa stimulus psikologis.
* Dengan kata lain, faktor psikologis, pikiran dan mental mempengaruhi kesehatan fisik kita.
Dengan melihat karakteristik kerja gen tersebut di atas, kita dapat mengetahui bahwa banyak hal yang dapat mempengaruhi kinerja genetika sehingga walaupun kloning akan diterapkan pada manusia, secara fisik akan menghasilkan fisik yang identik, namun ia akan memiliki kepribadian yang berbeda tergantung pemikiran genetiknya dan lingkungannya.
Temuan mutakhir di bidang genetika ini juga mengingatkan kita agar:
1) Selalu mengembangkan positive thinking,
2) Mempertahankan niat yang mulia, karena niat baik akan memberi postif pada gen, serta memberi kita starting point yang bagus untuk memulai sesuatu,
3) Mencari lingkungan yang positif untuk pengembangan diri kita,
4) Selalu peka dan inspirasi yang akan membuat kita awet muda panjang umur,
5) Selalu mengembangkan sikap dan tindakan yang positif dalam segala hal, dll.
Dengan mempelajari bagaimana mengaktifkan gen positif dan menon-aktifkan gen negatif, terbuka kemungkinan tak terbatas untuk mengembangkan potensi manusia. Dalam hal ini, semua apa yang akan kita usahakan sesuai dengan firman Allah SWT di dalam ayat:
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar Ra’d: 11).
Rahasia Berpikir Positif dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
Hikmah yang dapat dipetik dari temuan ahli genetika tersebut, semua hal yang bersifat positif, entah itu niat, pikiran, prasangka, lingkungan, sikap dan lain-lain, sangat berpengaruh di dalam kinerja genetika. Inilah sikap-sikap dan yang patut untuk kita tumbuhkembangkan. Semua sikap dan tindakan positif tersebut di atas-lah yang dimaksudkan dalam Islam agar kita biasakan, atau kita dapat menyebutnya membiasakan beramar ma’ruf nahi mungkar.
Allah SWT Berfirman di dalam ayat:
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imron: 104)
Selain itu, juga terdapat di dalam ayat:
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Ali Imron: 110)
Atau seperti juga di dalam ayat:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim: 6)
sumber : Anadhar
Rahasia Ilmiah Berpikir Positif dan Perintah Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Oleh Ahli Genetika Jepang
BERGAUL SEHAT
Abad 20 yang (katanya) disebut sebagai zaman yang modern ini generasi muda bangsa Indonesia lebih identik dengan pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang dan gaya hidup yang tidak sehat. Padahal gaya pergaulan yang disebut ‘modern’ itu lebih banyak memberi dampak yang membahayakan. Sahabat bisa melihat bagaimana dampak penggunaan obat-obatan terlarang yang ternyata hanya akan membawa kerusakan pada fungsi otak, tertular virus HIV-AIDS bahkan menyebabkan kematian. Begitu juga perilaku hubungan seksual pranikah yang berpotensi menimbulkan penyakit kelamin, virus HIV-AIDS juga kematian. Apalagi gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok yang justru akan merusak organ jantung, kanker, paru-paru dan kematian. Mengagetkan bukan?! Dapat dibayangkan jika perilaku beresiko ini terjadi selama 15 sampai 20 tahun berikutnya. Banyak generasi muda yang seharusnya mampu menjadi pemimpin di masa datang tetapi tidak dapat melakukannya karena terjerat penggunaan obat-obatan terlarang, perilaku seks bebas dan gaya hidup yang tidak sehat.
Agar tidak terpengaruh pergaulan yang meracuni
Untuk menjauhkan diri dari aktifitas yang merugikan ada beberapa langkah yang dapat sahabat lakukan:
1. Jadikan orang tua dan guru sebagai sahabat terbaikmu
Ayah ibu kita adalah orang tua kita yang pasti lebih mengenal bagaimana dan siapa diri kita. Sejak bayi hingga remaja kita diasuhnya dan dirawat dengan baik. Pasti perhatian terbaik yang akan kita rasakan berasal dari orang tua kita. Carilah waktu yang tepat untuk bercerita mengenai problem, perasaan dan keinginan serta cita-cita pada ayah atau ibu. Ingat, jika orang tua melarang bukan berarti itu adalah bentuk pengekangan, diskusikanlah dengan baik kepada keduanya tentang apa yang akan sahabat lakukan.
Selain orang tua di rumah, sahabat juga memiliki orang tua di sekolah lho… ya betul… guru adalah orang tua kita di sekolah. Seperti guru Bimbingan Konseling (BK) misalnya. Guru Bimbingan Konseling dibekali keterampilan untuk membantu sahabat menyelesaikan masalah yang sedang sahabat alami. Terutama problem psikologis, seperti rasa tidak percaya diri, malas belajar dan lain-lain. Kalau sahabat menganggap guru BK seperti ‘Polisi Sekolah’, sahabat harus buang jauh-jauh anggapan itu.
2. Jalinlah persahabatan dengan teman yang baik
Banyak dari penyebab awal remaja terjerat dalam gaya hidup beresiko karena tidak kuat mengajak ajakan temannya. Padahal Rasulullah Muhammad, orang yang dijadikan oleh Ilmuwan barat Bernard Shaw sebagai tokoh yang paling berpengaruh di dunia telah mengingatkan kepada kita tentang pentingnya menjalin persahabatan dengan teman yang baik. ”Bergaulah engkau dengan pedagang minyak wangi maka engkau akan tertular harum wewanginya, tetapi jika engkau bergaul dengan pandai besi maka engkau akan merasakan panas bara apinya.” (Al Hadits). Banyak dari remaja yang berada dalam kelompok pergaulan beresiko karena ajakan teman yang juga beresiko. Jalinlah persahabatan dengan banyak teman, akan lebih baik jika kita mengetahui latar belakangnya, siapa orang tuanya dan bagaimana aktifitas sehari-harinya. Dengan mengetahui jati diri teman, kita dapat menentukan apakah ia tepat dijadikan teman yang baik bagi kita atau tidak.
3. Mendekatkan diri pada Ilahi
Prof. Dr. Dadang Hawari mengatakan bahwa persoalan kemanusiaan yang sedang melanda umat manusia akan dapat selesai jika umat manusia kembali kepada agama. Sesungguhnya Islam adalah agama yang lengkap dan tidak ada suatu kekuranganpun yang dimiliki. Sebagai contoh, ada study yang menyebutkan bahwa pemakaian jilbab pada perempuan lebih membawa kesehatan rambut pemakainya dibanding yang tidak memakai. Islam memerintahkan kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Sang Maha Pencipta.
Al Qur'an sebagai kitab suci yang dijaga keasliannya harus kita jadikan sebagai pedoman hidup. Karena itulah setiap aktifitas yang kita lakukan di bumi-Nya tidak lain untuk beribadah kepada-Nya. Tidak ada lagi kekuatan besar yang mampu melindungi kita selain Allah Ilahi Rabbi. Ingatkah sahabat potongan syair lagu berikut …aku jauh Engkau jauh aku dekat Engkau dekat… Begitulah sifat Allah yang tidak akan malu untuk diminta pertolongan karena hanya kepadaNya tempat kita memohon dan berlindung.
Sebagai generasi terbaik bagi seluruh alam, sahabat harus berani menunjukkan identitas diri sebagai seorang muslim dengan berani mengatakan tidak untuk perilaku yang membawa pengaruh buruk. Sahabat harus bangga menjadi diri sendiri, tidak ikut-ikutan gaya hidup yang belum tentu memberikan manfaat bagi diri kita. Yakinlah bahwa sahabat mampu menentukan yang terbaik dan bangga menjadi anak muslim.
Selengkapnya......
STRATEGI BERPIKIR CERDIK
"Meskipun anda bukanlah seorang jenius, anda dapat mengunakan strategi yang sama seperti yang digunakan Aristoteles dan Einstein untuk memanfaatkan kreatifitas berpikir anda dan mengatur masa depan anda lebih baik."
Kedelapan statregi berikut ini dapat mendorong cara berpikir anda lebih produktif dari pada reproduktif untuk memecahkan masalah-masalah. "Strategi-strategi ini pada umumnya ditemui pada
1. Lihatlah persoalan anda dengan berbagai cara yang berbeda dan cari perspektif baru yang belum pernah dipakai oleh orang lain (atau belum diterbitkan!)
Leonardo da Vinci percaya bahwa untuk menambah pengetahuan tentang suatu masalah dimulai dengan mempelajari cara menyusun ulang masalah tersebut dengan berbagai cara yang berbeda. Ia merasa bahwa pertama kali melihat masalah itu terlalu prubasangka. Seringkali, masalah itu dapat disusun ulang dan menjadi suatu masalah yang baru.
2. Bayangkan!
Ketika Einstein memikirkan suatu masalah, ia selalu menemukan bahwa perlu untuk merumuskan persoalannya dalam berbagai cara yang berbeda-beda yang masuk akal, termasuk menggunakan diagram-diagram. Ia membayangkan solusi-solusinya dan yakin bahwa kata-kata dan angka-angka tidak memegang peran penting dalam proses berpikirnya.
3. Hasilkan! Karakteristik anak jenius yang membedakan adalah produktivitas.
Thomas Edison memegang 1.093 paten. Dia memberikan jaminan produktivitas dengan memberikan ide-ide pada diri sendiri dan asistennya. Dalam studi dari 2.036 ilmuwan sepanjang sejarah, Dekan Keith Simonton, dari University of California di Davis, menemukan bahwa ilmuwan-ilmuwan yang dihormati tidak hanya menciptakan banyak karya-karya terkenal, tapi banyak yang buruk. Mereka tidak takut gagal, atau membuat kesalahan besar untuk meraih hasil yang hebat.
4. Buat kombinasi-kombinasi baru. Kombinasikan, and kombinasikan ulang, ide-ide, bayangan-bayangan, and pikiran-pikiran ke dalam kombinasi yang berbeda, tidak peduli akan keanehan atau ketidakwajaran.
Keturunan hukum-hukum yang menjadi dasar ilmu genetika modern berasal dari pendeta
5. Bentuklah hubungan-hubungan; buatlah hubungan antara persoalan-persoalan yang berbeda
Da Vinci menemukan hubungan antara suara bel dan sebuah batu yang jatuh ke dalam air. Hal ini memungkinkan Da Vinci untuk membuat hubungan bahwa suara mengalir melalui gelombang-gelombang. Samuel Morse menciptakan stasiun-stasiun penghubung untuk tanda-tanda telegraf ketika memperhatikan stasiun-stasiun penghubung untuk kuda-kuda.
6. Berpikir secara berlawanan.
Ahli ilmu fisika Niels Bohr percaya bahwa jika andamemegang pertentangan secara bersamaan, kemudian anda menyingkirkan pikiran anda dan akal anda bergerak menuju tingkatan yang baru. Kemampuannya untuk membayangkan secara bersamaan mengenai suatu partikel dan suatu gelombang mengarah pada konsepsinya tentang prinsip saling melengkapi. Dengan menyingkirkan pikiran (logis) dapat memungkinkan akal anda untuk menciptakan sesuatu yang baru.
7. Berpikir secara metafor.
Aristotle menganggap metafora sebagai tanda yang jenius, dan percaya bahwa individual yang memiliki kapasitas untuk menerima persamaan antara dua keberadaan yang berbeda dan menghubungkannya adalah individual yang punya bakat kusus.
8. Persiapkan diri anda untuk menghadapi kesempatan.
Bilamana kita mencoba sesuatu dan gagal, kita akhirnya mengerjakan sesuatu yang lain. Hal ini adalah prinsip pertama dari kekreatifan. Kegagalan dapat menjadi produktif hanya jika kita tidak terfokus pada satu hal sebagai suatu hasil yang tidak produktif. Sebaliknya, menganalisa proses, komponen-kompnen dan bagaimana anda dapat mengubahnya untuk memperoleh hasil yang lain. Jangan bertanya?Mengapa saya gagal?? melainkan? Apa yang telah saya lakukan??
Diadaptasi dengan seijin: Michalko, Michael, Thinking Like a Genius: Eight strategies used by the super creative, from Aristotle and Leonardo to Einstein and Edison (New Horizons for Learning) seperti yang dilihat dari http://www.newhorizons.org/wwart_michalko1.html, (June 15, 1999) Artikel ini pertama kali diterbitkan di THE FUTURIST, May 1998
Michael Michalko adalah pengarang buku Thinkertoys (A Handbook of Business Creativity), ThinkPak (A Brainstorming Card Set), dan Cracking Creativity: The Secrets of Creative Geniuses (Ten Speed Press, 1998).
Selengkapnya......
TIPS MENGATUR STRES
Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda, langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.
Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkungan sekitar anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini
Hindari reaksi yang berlebihan
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu
Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan
Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan
Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas
Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress
Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri. Memperbanyak hubungan sosial dengan orang lain dengan saling berbagi kebaikan akan menambah rasa bahagia di dalam hati kita
Hindari stress
Dengan kegiatan-kegiatan fisik dan mental, misalnya jogging, tennis, berkebun dan banyak berdo’a atau beribadah
Tingkatkan ketahanan diri anda
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah Saya membuat diri saya sendiri sedih
Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif
Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.
Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja, carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.
|
TIPS MENGATUR JADWAL BELAJAR EFEKTIF
- tip ini ditujukan bagi siswa/mahasiswa dalam mengatur jadwal belajar secara efektif -
Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.
Pedoman:
· Perhatikan waktumu.
· Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
· Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
· Ketahuilah kapan kamu produktif.
Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:
Membuat daftar "Kerjaan". Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.
Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.
Merencanakan jadwal yang lebih panjang. Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.
Rencana Jadwal Belajar Efektif:
· Buatlah jadwal secara tertulis dan tempelkan pada tempat yang strategis sehingga mudah terlihat
· Berusaha mentaati atau menjalankan kegiatan yang telah terjadwal
· Beri waktu yang cukup untuk kerja atau belajar, tidur, makan, istirahat dan beribadah.
· Prioritaskan tugas-tugas.
· Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum masuk kelas.
· Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah masuk kelas. Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
· Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
· Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
· Rencanakan juga "deadline".
· Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
· Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
***&&&***
Selengkapnya......
Sample Job Application Letter
December 17th, 2008
Mr. George Gilhooley
XYZ Company
87 Delaware Road
Hatfield, CA 08065
(909) 555-5555
Dear Mr. Gilhooley,
I am writing to apply for the programmer position advertised in the Times Union. As requested, I am enclosing a completed job application, my certification, my resume and three references.
The opportunity presented in this listing is very interesting, and I believe that my strong technical experience and education will make me a very competitive candidate for this position. The key strengths that I possess for success in this position include:
- I have successfully designed, developed, and supported live use applications
- I strive for continued excellence
- I provide exceptional contributions to customer service for all customers
Please see my resume for additional information on my experience.
I can be reached anytime via my cell phone, 555-555-5555. Thank you for your time and consideration. I look forward to speaking with you about this employment opportunity.
Sincerely,
Keith Tom Brown
Selengkapnya......
Job Application Letter
PT INDOSTAR MULTINATIONAL
c.q. Personnel Department
Dear Sir,
I'm seeing your fast growing organization and I heard that your company has a good reputation, so I would like to join with your company as Credit Marketing officer (CMO).
I am 29 years of age and I graduated from Mechanical Technique Faculty, Jenderal Achmad Yani University, Bandung, Majoring in Metallurgy.
I have an excellent health, high motivation, good communication skill, computer skill, creative, high loyalty, integrity, I am ready to work hard, motorcycle, SIM C and highly motivated to works every where.
Hopefully, you could consider my application and I am looking forward to hearing from you.
Yours faithfully,
Deasy Arista
Selengkapnya......